cold-blooded
Kata cold-blooded memiliki dua dimensi makna yang sangat berbeda, yaitu makna biologis dan makna kiasan. Bagi penutur bahasa Indonesia, kedua makna ini diterjemahkan dengan istilah yang sama, yaitu "berdarah dingin", namun konteks penggunaannya dalam bahasa Inggris sangat spesifik.
Nuansa Makna Biologis dan Kiasan
Dalam konteks sains atau biologi, cold-blooded merujuk pada hewan ektotermik yang tidak dapat menghasilkan panas tubuh sendiri. Penggunaannya bersifat objektif dan deskriptif. Contohnya: Reptiles are cold-blooded animals (Reptil adalah hewan berdarah dingin).
Sebaliknya, dalam konteks perilaku manusia, cold-blooded membawa konotasi negatif yang sangat kuat. Kata ini menggambarkan seseorang yang melakukan tindakan kejam tanpa rasa bersalah, empati, atau emosi. Dalam hal ini, cold-blooded lebih menekankan pada kekejaman yang terencana dan kurangnya kemanusiaan dibandingkan sekadar menjadi "dingin" atau tidak ramah.
Perbandingan dengan Istilah Serupa
Penting untuk membedakan cold-blooded dengan kata cold atau distant saat mendeskripsikan kepribadian seseorang. Jika seseorang disebut cold, itu mungkin berarti mereka tidak ramah atau tidak menunjukkan kasih sayang. Namun, jika seseorang disebut cold-blooded, ini biasanya berkaitan dengan tindakan kriminal atau kekejaman yang ekstrem, seperti dalam frasa cold-blooded murder (pembunuhan berdarah dingin).
❌ He is a cold-blooded person because he doesn't smile much. (Salah, karena tidak tersenyum bukan berarti kejam).
✅ The killer was described as a cold-blooded murderer. (Benar, karena merujuk pada kekejaman tanpa penyesalan).
Catatan Tata Bahasa
Kata ini berfungsi sebagai kata sifat (adjektiva) dan biasanya diletakkan sebelum kata benda yang diterangkannya. Tidak ada perubahan bentuk jamak atau gender karena sifatnya sebagai kata sifat dalam bahasa Inggris.
Meanings
Tidak mampu mengatur suhu tubuh internal secara mandiri dari lingkungan sekitar
Reptiles are cold-blooded animals that bask in the sun to stay warm.
Reptil adalah hewan berdarah dingin yang berjemur di bawah matahari agar tetap hangat.
Menunjukkan kurangnya emosi, empati, atau belas kasihan, terutama saat melakukan tindakan kejam
The killer was described as a cold-blooded murderer who felt no remorse for his victims.
Pembunuh itu digambarkan sebagai pembunuh berdarah dingin yang tidak merasa menyesal atas korbannya.